1. Protein dan lemak.
Unsur lemak akan memperlambat proses pencernaan protein di lambung,
sehingga lambung mempunyai waktu untuk melakukan proses pencernaan.
Tetapi jika unsur lemak terlalu banyak akan menahan proses kerja lambung
untuk mencerna protein sampai lebih dari 4 jam. Oleh karena itu, daging dan
kacang-kacangan tidak baik bila digoreng sebab penambahan minyak pada saat
proses penggorengan akan berpengaruh pada proses penyerapan protein.
Contoh makanan yang baik untuk dikonsumsi yaitu ayam bakar dan kacang sangria.
2. Protein nabati dan protein nabati.
Kombinasi asam amino pada protein nabati kurang lengkap. Dengan kombinasi
asam amino akan saling melengkapi. Contoh makanan yang dapat dikonsumsi
yaitu nasi merah dan tempe serta sup kacang merah.
3. Pati dan lemak.
Pencernaan pati akan dibantu oleh lemak, namun kandungan lemak yang
berlebih dapat menghambat penyerapan pati odi lambung. Gunakanlah lemak
sebagai penambah citarasa pada makanan yang akan anda konsumsi. Contoh
makanan yang dapat anda konsumsi yaitu roti dengan sedikit mentega dan nasi
gemuk.
4. Gula dan asam.
Secara alami buah-buahan sudah memiliki unsur ini. Sehingga makanan manis
dianggap serasi dengan makanan yang berasa asam. Contoh makanannya yaitu
yougurt murni dengan madu, dan rujak.
5. Pati dan pati.
Kombinai pati dan pati baik untuk kita konsumsi karena sebagian makanan yang
kita konsumsi terdiri dari lemak dan juga protein. Namun, dianjurkan untuk tidak
mengkonsumsi pati secara berlebihan, jika berlebihan karbohidrat dalam tubuh akan
berubah menjadi lemak. Contoh makanan kombinasi yang baik untuk dikonsumsi yaitu
nasi dan perkedel jagung.
6. Lemak dan asam.
Kombinasi ini serasi tapi jika unsur lemaknya rendah. Contoh yaitu salad buah
dengan mayonaize.





